Saturday, October 01, 2005
Maaf.....aku cuma bisa menulis

  

lumpur hitam menimbulkan kebencian
lumpur hitam mendatangkan perang
lumpur hitam mengumandangkan cacian
lumpur hitam menoreh kepedihan..

apakah memang sudah saatnya??
matahari tenggelam oleh lumpur hitam?
ahh mungkin mereka lebih senang.....
jika matahari hilang tergadai dan diprivatisasi oleh lumpur hitam

banyak orang berjas bicara soal kebenaran
banyak begajul bertitel bergigi kuning bicara soal angka
bicara soal orang pintar ... yahh mereka semua pintar
mungkin karena pintarnya mereka lupa akan definisi kebodohan

preman preman bersenjata ikut tarik suara
sayang nafas mereka sumbang dan bau busuk darah seperti ular
kaum jas merah, tikus- tikus putih dan berkepala hijau hanya bisa diam
dalam diamnya mereka siap menusuk dan ambil posisi
posisi menjadi orang "benar dan pintar "
karena mereka bukan golongan org yg susah makan

Mahasiswa yg artinya siswa yang Maha
Yang Maha mencari ilmu pengetahuan
yang juga bisa berarti yang Maha bodoh
cuma bisa teriak dan unjuk kekerasan

selebriti bersorban putih
yg sering menjual ayat2x suci di televisi
ikut-ikutan tunjuk gigi
sayang gigi berdaki ikut menenggelamkan matahari

lumpur hitam menimbulkan kebencian
lumpur hitam mendatangkan perang
lumpur hitam mengumandangkan cacian
lumpur hitam menoreh kepedihan..

di zaman edan ini bayi-bayi tertawa riang
"akhirnya emak kami tidak mampu membelikan kami susu kaleng,,,
trima Kasih Tuhan akhirnya kami jadi manusia bukan robot"
keriangan mereka sembari mengemut tetek emaknya yang mulai mengendur
antara kelelahan dan kurang gizi atau sibuk diantri oleh suami

di zaman edan ini masih terlihat seutas senyum bapak tua  penarik pedati
bapak tua itu hanya bisa berucap " yahh aden biarkan saja mereka terjerumus oleh lumpur hitam
toh masih ada matahari yang tetap setia "
Aku miris mendengar suara itu tapi juga mengamininya

ingin ku berdoa agar lumpur hitam di seluruh negeri kering
tapi aku tak tega
ingin ku berdoa agar matahari marah pada mereka
tapi itu bertentangan dengan kasih sayang
akhirnya aku hanya bisa menulis
toh masih terdengar riang nyanyian bayi dan senyum bapak tua penarik pedati


Posted at 08:12 pm by arlnov

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry

KALACAKRA


   











<< October 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31






Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed