Maaf.....aku cuma bisa menulis
lumpur hitam menimbulkan kebencian
lumpur hitam mendatangkan perang
lumpur hitam mengumandangkan cacian
lumpur hitam menoreh kepedihan..
apakah memang sudah saatnya??
matahari tenggelam oleh lumpur hitam?
ahh mungkin mereka lebih senang.....
jika matahari hilang tergadai dan diprivatisasi oleh lumpur hitam
banyak orang berjas bicara soal kebenaran
banyak begajul bertitel bergigi kuning bicara soal angka
bicara soal orang pintar ... yahh mereka semua pintar
mungkin karena pintarnya mereka lupa akan definisi kebodohan
preman preman bersenjata ikut tarik suara
sayang nafas mereka sumbang dan bau busuk darah seperti ular
kaum jas merah, tikus- tikus putih dan berkepala hijau hanya bisa diam
dalam diamnya mereka siap menusuk dan ambil posisi
posisi menjadi orang "benar dan pintar "
karena mereka bukan golongan org yg susah makan
Mahasiswa yg artinya siswa yang Maha
Yang Maha mencari ilmu pengetahuan
yang juga bisa berarti yang Maha bodoh
cuma bisa teriak dan unjuk kekerasan
selebriti bersorban putih
yg sering menjual ayat2x suci di televisi
ikut-ikutan tunjuk gigi
sayang gigi berdaki ikut menenggelamkan matahari
lumpur hitam menimbulkan kebencian
lumpur hitam mendatangkan perang
lumpur hitam mengumandangkan cacian
lumpur hitam menoreh kepedihan..
di zaman edan ini bayi-bayi tertawa riang
"akhirnya emak kami tidak mampu membelikan kami susu kaleng,,,
trima Kasih Tuhan akhirnya kami jadi manusia bukan robot"
keriangan mereka sembari mengemut tetek emaknya yang mulai mengendur
antara kelelahan dan kurang gizi atau sibuk diantri oleh suami
di zaman edan ini masih terlihat seutas senyum bapak tua penarik pedati
bapak tua itu hanya bisa berucap " yahh aden biarkan saja mereka terjerumus oleh lumpur hitam
toh masih ada matahari yang tetap setia "
Aku miris mendengar suara itu tapi juga mengamininya
ingin ku berdoa agar lumpur hitam di seluruh negeri kering
tapi aku tak tega
ingin ku berdoa agar matahari marah pada mereka
tapi itu bertentangan dengan kasih sayang
akhirnya aku hanya bisa menulis
toh masih terdengar riang nyanyian bayi dan senyum bapak tua penarik pedati
Posted at 08:12 pm by arlnov