alkisah disuatu majelis lintas agama ada pertanyaan
"Apa persamaan berhala kabah, patung jesus, berhala budha dan berhala2x lain
dengan Toilet/WC Umum?"
para tokoh sepuh yang ada di tempat itu geleng2x kepala mendengar pertanyaan itu
tidak dijawab.... entah karena tidak tahu atau memang ingin terlihat arif
sehingga pertanyaan itu dianggap tidak pantas dijawab...
kalian mau tahu jawabnya???
sungguh kalian mau tahu jawabnya??
persamaan berhala2x itu dengan WC umum adalah sama - sama sebagai tempat membuang
kotoran ( curhat), tempat bicara dan berguman sendiri, bernyanyi nyanyi , tempat
menangis, tempat menghayal dan sama sama memerlukan uang receh untuk melihatnya.
Kalau saja tindakan ku tidak menimbulkan kebencian kelak...
sudah kubakar berhala kabah itu....toh pasukan burung ababil sedang kena wabah
flu burung!!
kalau saja tindakanku kelak tidak menimbukan permusuhan kelak....
sudah kupotong2x kayu salib, patung jesus dan berhala lainnya untuk kayu
bakar....tohh rakyat memang sudah tidak mampu membeli minyak
terserah kalian anggap aku gendeng...
toh aku blom gila untuk berkata "bahwa rumah Tuhan itu sebuah batu hitam jelek
pake sarung dan tak punya jendela ( lebih bagus kandang ayam ada jendelanya)
disembah sembah dan harus mengeluarkan biaya banyak".
terserah kalian pikir aku tidak waras....
toh aku blom sinting untuk mengatakan Tuhan itu mati di salib!!
Sudahlah kita sama2x gila, gendeng, sinting dan tidak waras
kenapa harus ribut sana ribut sini??
kenapa harus perang sana perang sini??
apa kalian tidak bosan???
apa yang kalian ributkan??
kebenaran jadi alasan...
kebenaran yang mana??
dari zaman anak adam... kebenaran dijadikan alasan
untuk berbunuh2xan
agama melahirkan anak-anak durhaka
durhaka karena mencintai anak yang berbeda
agama melahirkan kebencian
kebencian pada sesuautu yang berbeda
sadarkah bahwa perbedaan itu rahmat??
apa memang kalian suka akan yang sama??
benar-benar seperti kaum nabi luth!!!
kawinlah dengan persamaanmu hahahahah
gagah menenteng senjata dan kebencian sambil teriak Allahu Akbar
kalian tidak tahu Allah diteriaki lari....
Dia tidak perlu diteriaki
masukkan dia dalam Hati...
cerewet soal damai dan kasih di muka bumi
tetapi menyembunyikan clurit kebencian
siap menikam sembari menebarkan permusuhan..
apa memang harus seperti ini???
konyolnya lagi sama sama mengklaim bahwa mereka adalah tentara Allah dan pejuang
pejuang Allah... sudahlah sudah gila jangan berbuat dan bertindak konyol!!
Memang siapa kita?? berjuang menyelamatkan diri sendiri dan keluarga terdekat
saja tidak bisa.... kok ngaku2x mau berjuang membela Allah???
Allah yang mana?? yang punya rumah batu hitam sempit tak berjendela itu??
atau Allah yang mati di kayu salib??
pantas kalo Tuhan kalian seperti itu... menyelamatkan dirinya sendiri Tuhan
kalian saja sudah tidak sanggup jadi membutuhkan pembela dan pejuang pejuang.
mungkin lebih bijak orang yang berangapan Tuhan itu adalah alam semesta ini
mereka tidak akan menimbulkan kerusakan kerusakan di alam ini
Alam ini juga punya 99 nama Tuhan...
Alam ini juga bisa marah walaupun alam ini penyayang
wahai pembuat pedang ... apa kalian tahu majikan kalian saja
diludahi mukanya masih bisa tersenyum...
wahai gol penggembala domba apakah kalian tahu majikan kalian
di salib masih bisa tersenyum
biarkan mereka berjalan
kita pun juga sedang berjalan
walau kendaraannya beda... tujuannya sama
menuju kediaman Sang Maha
Posted at 12:46 am by arlnov
Permalink